Tag Archives: stroke

Produk AIRBOOM untuk Terapi Penyembuhan Alami


1. AirBoom Rp 540.000,- (Detail Produk)
( Ion Negatif >4000, Energi > 8000 CPM)

2. Ion Energy Stirrer ( 8 pcs / box ) Rp 540.000,- (Detail Produk)
( Ion Negatif >3500, Energi > 4500 CPM)

Ion Nano Stirrer

AirBoom Stirrer Memecah klaster molekul Air dan Oksigen menjadi lebih KECIL dan PADAT, sehingga LEBIH mudah di serap tubuh & Far InfraRednya. Menyebabkan getaran dengan molekul air, mengionisasi dan MENGAKTIFKAN molekul air, sehingga membuat AIR BERENERGI.

3 .Twister Thin Pack  Rp 540.000,-
( Ion Negatif >4000, Energi > 8000 CPM)

Fungsi Nano Twister untuk kesehatan : Mempelancar peredaran darah dan Mengurangi rasa sakit (leher, lengan, pergelangan kaki dll)

4. Ion Nano Ring Rp 225.000,-
( Ion Negatif >3500, Energi > 5000 CPM)

Fungsi Ion NanoRing :

  1. Memperlancar peredaran darah.
  2. Mengaktifkan Sel2 alat vital, sistem saraf.
  3. Memperkuat fungsi kantong / saluran kencing.
  4. Mengatasi masalah prostat.
  5. Mengatasi masalah ereksi.

5. Ion Nano String  Rp 1.800.000,-
( Ion Negatif >4000, Energi > 8000 CPM)

6. Ion Snore (5pcs) Rp 225.000
( Ion Negatif >1800, Energi > 1400 CPM)

Ion Snores
Fungsi Ion Snore :

  1. Membunuh bakteri dan kuman dengan ion negatif
  2. Mengatasi sinusitis dan asthma
  3. Mengatasi masalah pendengaran
  4. Menetralisir bau-bau yang tidak sedap
  5. Mengurangi dengkur pada waktu tidur

7. Ion Glasses (Kacamata Ion)
( Ion Negatif >2700, Energi)
Ion Glass05 – Adult (Kacamata Ion Model 5 dewasa Brown & Silver) Rp 750.000,00

Fungsi dari kacamata Ion :

  1. Memperlancar peredaran darah, mengurangi migrain
  2. Mengaktifkan sistem syaraf
  3. Mensuplai lebih banyak oksigen untuk mata
  4. Membantu untuk mengurangi mata lelah, warna hitam dan keriput di sekitar mata.
  5. Mengatasi masalah katarak & glukoma.
Iklan

10 Faktor yang Mengurangi 90 persen Risiko Stroke


Ada banyak faktor risiko yang bisa memicu stroke. Namun penelitian terbaru mengelompokkan 10 faktor risiko yang apabila dihindari bisa mengurangi risiko hingga 90 persen.

Dikutip dari Dailymail, Sabtu (19/6/2010), kesepuluh faktor tersebut teridentifikasi saat peneliti dari McMaster University meneliti 3.000 pasien stroke. Gaya hidup para pasien dibandingkan dengan 3.000 orang sehat sebagai kontrol.

Hasil pengamatan menunjukkan, 5 faktor risiko yang pertama berperan dalam 80 persen kasus stroke pada pasien. Kelimanya adalah

  1. Tekanan darah tinggi
  2. Rokok
  3. Lemak di perut
  4. Diet yang tidak sehat
  5. Kurang olah raga.

Ketika ditambahkan 5 faktor berikutnya, risiko stroke meningkat menjadi 90 persen. Lima faktor yang kedua adalah

  1. Diabetes
  2. Konsumsi alkohol berlebih
  3. Stres atau depresi
  4. Gangguan jantung
  5. Apolipoprotein

“Dengan ditemukannya kesepuluh faktor tersebut, intervensi yang mentargetkan tekanan darah rendah dan kebiasaan merokok berkurang, olahraga rutin serta diet yang sehat dapat mengurangi risiko stroke secara substansial,” ungkap Dr Martin O’Donnell yang terlibat dalam penelitian itu.

Stroke terjadi ketika otak kekurangan oksigen. Jenis yang paling umum adalah stroke iskhemik, yang terjadi ketika gumpalan darah menghambat aliran darah ke otak. Bisa juga bisa dipicu oleh pecahnya pembuluh darah, yang mengakibatkan perdarahan di otak (stroke hemoraghi).

Dari semua faktor risiko, tekanan darah tinggi merupakan faktor paling utama, yang menyebabkan sepertiga kasus stroke. Dibandingkan orang normal, penderita tekanan darah tinggi 2,5 kali lebih berisiko terserang stroke.

Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal The Lancet.

Sumber: biofirioni